Tarian Sawat Maluku

Tarian Sawat Buru merupakan salah satu kekayaan Budaya kearifan membaur bersama keragaman etnis dan budaya masyarakat yang mendiami kabupaten Buru menciptakan keunikan dalam gelaran event Festival Pesona Bupolo 2016.

Tarian Sawat adalah perpaduan dari budaya Maluku dan budaya Timur Tengah. Pada beberapa abad silam, bangsa Arab datang untuk menyebarkan agama Islam di Maluku, kemudian terjadilah campuran budaya termasuk dalam hal musik. Terbukti pada beberapa alat musik Sawat, seperti rebana dan seruling yang mencirikan alat musik gurun pasir.

Selain Tarian Sawat ada Tarian yang Lebih Terkenal lagi di pulau Maluku yaitu Tarian Cakalele, Tarian Cakalele menggambarkan keperkasaan orang Maluku. Tari ini biasanya diperagakan oleh para pria dewasa sambil memegang Parang dan Salawaku (Perisai).

Ada juga Tarian lain seperti Saureka-Reka yang menggunakan pelepah pohon sagu. Tarian yang dilakukan oleh enam orang gadis ini sangat membutuhkan ketepatan dan kecepatan sambil diiringi irama musik yang sangat menarik. dan masih banyak lagi tarian lainnya, Tarian Bambu Gila dan Tarian Katreji. Maluku kaya akan budaya dan kerukunan umat beragama.

Publish on : 05 Agustus 2016
Share on Facebook Share on Google Plus Share on Twitter